Pertama, periksa keadaan tromol, utamanya bagian penampang dudukan cakram, baik untuk teromol baru maupun teromol bekas. Jika otolover menggunakan teromol bekas pastikan penampang ckram dalam keadaan bersih bebas dari kerak, jika sobat otolover menggunakan tromol baru dari variasi pastikan permukaan dudukan cakram rata, hal ini bertujuan agar piringan cakram berputar secara simetris sehingga beban kampas rem tidak terlalu berat.
Kedua, rajin bersihkan kaliper dan pin fleksiblenya, agar tekanan yang diberikan kampas rem baik luar ataupun dalam sama rata, pastikan juga jarak bebas antara piringan cakram dan kampas rem sudah sempurna, indikasi sempurna jika roda diputar piringan cakram tidak akan menyentuh kampas rem.
Ketiga, pastikan selalu bearing roda terlumasi dengan baik dan lakukan pelumasan secara berkala, hal ini untuk menghindari terjadinya speling pada bearing, dan akibatnya bisa membuat piringan cakram bersinggungan dengan kampas rem.
Keempat, perhatikan cara berkendara otolovers, usahakan jarak dengan pengendara depan tidak terlalu dekat, hal ini untuk mengurangi seringnya menekan rem, dan jika hal ini sering terjadi maka kampas rem akan cepat terbakar.
Sumber : Oto-id.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar